Jumat, April 11, 2014

Syukur-ku

Alhamdulillah, karunia-Mu tak henti menyertai keluarga kami. Tak terasa umurmu kini sudah 7 bulan dalam kandungan mamah. kamu makin aktif ya di perut mamah. Mamah juga ga kalah bangga sama Kaka. Perkembanganmu nak sangat pesat dalam minggu-minggu ini. Mamah sampe kaget, ternyata kamu sudah bisa merangkai kata bermacam-macam. sekarang kamu sudah bisa bercerita, nyanyi sendiri dll. senengnya mamah.... :)

Senin, Oktober 28, 2013

Menanti, Menikmati dan Mensyukuri

sepertinya kata-kata itulah yang pantas menggambarkan kebahagiaan kami. sebagai makhluk Allah tentu saja kami tak pernah putus untuk selalu 'berharap (menanti)'. kami senantiasa menikmati dan mensyukuri apa yang kami peroleh. ketika kabar bahagia itu datang kembali, hanya sujud syukur seraya berdo'a yang kami bisa lakukan. Tugas kami semakin berat, kami sadar itu.
Bismillah... Laa Haola Walaa Quwwata Illaa Billaah....

Jumat, Oktober 04, 2013

Rajut

Pertama kali aku tahu tentang rajut (crochet) ini kurang lebih kelas 6 SD. Karya pertamaku adalah sarung hp dari wol. sekarang sedang mulai lagi belajar dan membuat karya2. Tentu saja gol nya bkn hnya sekedar hoby.
Ini neh sepatu bayi pertamaku. Aku kasih ke keponakan. senengnya bisa buat karya sendiri.

Rabu, September 04, 2013

Hadiah

Assalamu'alaikum..........

halo-halo....
kangen neh tidak bersua disini.
setelah memiliki tempat curahan hati yang sesungguhnya ( suami dan anak ), rasanya aku sedikit melupakanmu...hehehe
but this is "me time" so please enjoy it..

Happy birthday bun...
dah lewat seminggu tepatnya 27 Agustus kemarin.
ah, senengnya dapet kejutan dari suamiku...
makasih sayang...
semoga bermanfaat ya. :)


Rabu, November 14, 2012

Menjemput Jodoh

Bagi seseorang yang masih/sedang menanti, mungkin kata-kata ini menjadi sangat sensitif. saya tahu betul bagaimana rasanya, saya pikir tidak ada bedanya bagi akhwat maupun ikhwan, jika dalam masa ini semua serba galau.
Apakah dia jodoh saya?? siapakah jodoh saya?? bagaimana saya menemukan jodoh saya??bagaimana saya yakin bahwa dia adalah jodoh saya??
Bukan tanpa sebab saya menulis tentang ini, akhir-akhir ini ada beberapa case yang menyinggung-nyinggung ini, membuat saya ingin menulis sedikit pengalaman saya.
Ada konsep jemputlah jodohmu.... tidak sedikit ustadz yang membahas tentang ini, ada yang dengan konsep sedekahnya ataupun dengan yang lainnya. saya bersama suami sering berdiskusi, jemput jodoh itu bagaimana ya???
dengan keterbatasan ilmu yang kami miliki, kami menarik beberapa kesimpulan. Bagi seorang laki-laki (ikhwan) jemputlah jodohmu dengan mencarinya... yup, dengan mencarinya. mencari disini bisa dengan berbagai upaya, bisa dengan memperluas pertemanan, mengikuti berbagai kajian ilmu agama, menghadiri acara reunian juga boleh...hehehehe. konsep siapa tahu jodoh kita adalah orang yang terdekat, bisa jadi itu berlaku (bahkan banyak kejadian).
lalu bagaimana dengan si Akhwat.... hmm,.... bagi akhwat memang cenderung menunggu, menunggu action ikhwannya dulu ya... hehehehhe... trus caranya menjemput jodoh kita bagaimana dong,.. ya bukan berarti pasif juga kali ya, tapi yang lebih utama adalah kita menjemput jodoh dengan memperbaiki diri, mempersiapkan diri untuk menjadi istri yang solehah, selalu menjaga diri dan kehormatan kita supaya kita mendapatkan jodoh yang baik dan sholeh juga.
sedikit pengalamanku, ketika kita telah meluruskan niat, berazzam, dan kita merasa siap untuk menikah, maka Allah akan mudahkan. berdo'a dengan sungguh-sungguh maka Allah akan beri jalan yang tidak pernah kita sangka....
dalam prosesnya mungkin tidak selamanya semua sesuai dengan keinginan kita, artinya 1 kali proses dah langsung nikah. mungkin kita harus mengalami dulu gagal berproses dengan si A, si B baru menemukan si C lah jodoh kita. tapi selama kita yakin, dan menjalani prosesnya dengan baik, maka tidak perlu ada keragu-raguan,  Allah pasti akan memasangkan kita dengan sebaik-baik pasangan. 

Wallohu a'lam... moga bermanfaat :)