Selasa, Maret 13, 2018

Renungan hari ini.

Bismillah...
Walhamdulillah...
Ujian-ujian dalam hidup, itu adalah suatu keniscayaan. Tidak ada yang hidup di dunia ini yang tidak ada masalah. tidak ada ujian... TIDAK ADA.
Semua mengalami masalah.
Dalam suatu masa dalam kehidupan kita akan dihadapkan pada pilihan-pilihan. Jika kita mengikuti pilihan pertama maka kita akan mendapatkan bla bla bla, namun mempunyai resiko ini dan itu.
begitu pula dengan pilihan lain. pasti ada plus minusnya. Maka, timbanglah...mana resiko yang paling sedikit diantara keduanya. atau, timbanglah kebaikan yang paling besar diantara keduanya.

Hidup untuk ibadah, kerja sebagai sarana ibadah, mengurus keluarga juga ibadah. jangan takut dengan semua pilihanmu... InsyaAllah semua bernilai ibadah buatmu..
Ingatkan diri bahwa Rizki itu bukan datang dari pekerjaan kita, namun dari Allah yang berjalan lurus dengan usaha kita selama ini.

Selasa, Februari 27, 2018

Oh dasterku (bagian 2)

Lupa.... Penyakit manusia ya itu... Ternyata aku masih punya PR terkait ceritaku sebelumnya tentabg daster. Tahu ga kenapa aku bikin bersambung? Ini karena aku sedih banget. Karena entah itu masalah jaringan, tulisan panjangku mengulas tentang ini tiba-tiba raib, pas aku mau posting. Hufff... Jadinya pas mau di ceritain lagi, ga seasyik bahasaku sebelumnya. Jadinya aku buat bersambung, takutnya hilang lagi tulisanku.

Okey cerita dulu ya awal mula ingin posting ttg daster (penting ga penting yang penting cerita, yes)
jadi, suatu waktu pas buka FB, nemulah di wall tentang komunitas atau mungkin lebih ke jajak pendapat seh dari mamah-mamah muda tentang pro kontra pemakaian daster. Sebenarnya sah-sah saja semua orang bisa memilih baju apa yang akan dia pakai, cm ketika ini sudah jadi bahan diskusi di FB, kan si aku jadi bertanya, sebenarnya kenapa seh kalau kita pakai daster di rumah? 
Aku coba baca sekilas pendapat mamah-mamah yang non/anti daster di rumah itu, mereka kebanyakan sudah membuang/mengganti pakaian daster nya dan menggunakan pakaian yang "lebih menarik" di rumah. Bertebaranlah link-link OL shop mana yang menjual pakaian yang nyaman buat di rumah dan yang "lebih menarik" itu. Salah satunya saya coba klik. Dan hasilnya... Bajunya mahal-mahal ya ternyata... Hihi... Dan belum tentu pantas aku pakai. 
Jadi, ketika membaca postingan itu,pada awalnya aku tertarik dan cenderung mau bergabung dengan emak-emak anti daster di rumah, tetapi bagaimana nasib baju dasterku? Dikasi orang? Bisa seh... Sebanyak itu?hmmm... Mikir lagi. 
Lalu, anggaran buat mengganti dasterku berapa ya? Apa tidak menjadi pemborosan? 
Hmm... Mikir lagi..
Pada intinya, kembali ke masing-masing orang ya, mau pilih yang mana.
Yang pasti, ibu-ibu berdaster pun bisa tetap tampil menarik di rumah, tinggal kitanya yang kreatif kan. Juga, bagi ibu2 yang mau tidak berdasterpun itu baik. Karena itu mungkin sesuai dengannya dan keluarganya.
Demikian. Ini cuma pendapat pribadi ya... Selesai...

Jurnal PR

Yeay.... 
Punya semangat baru neh Bun. Resolusi 2018, alhamdulillah satu persatu dirintis dengan baik. Aku mulai membuat jurnal PR sendiri buat anakku, yang tahunbini mau masuk SD. Hari ini baru mau percobaan seh, mudah-mudahan berhasil ya. Anakku juga bisa enjoy. Dan yang pasti, ga kaget pas masuk SD nanti. 
Setelah aku coba searching terkait buku SD kelas 1, mulailah dengan konsep diriku sendiri. 
Membaca terus menulis ; mengenal bentuk dan menyebutkan benda-benda sekitar ; menulis angka ; menulis hijaiyah ; dan menghitung sederhana. 
Ah, sudah tak sabar pengen tahu reaksi kaka saat menerima jurnal PR nya... :)

Selasa, Januari 02, 2018

Menyongsong 2018

Alhamdulillah, sudah tiba di 2018. Setiap tahun, saya lalui biasa saja, tidak ada yang istimewa. Tak ada bedanya tanggal 31 Desember dengan 1 januari. Begitulah kulalui setiap tahun.
Namun tahun ini, sepertinya saya harus melakukan sesuatu yang baru. Rencana besar yang harus kurancang dari awal. Ini penting, mengingat di tahun 2017, sepertinya berlalu begitu saja. 
Tahun ini saya akan membuat rencana secara menyeluruh. 
ok Sip... Selamat berjuang Bun... :)

Jumat, Desember 15, 2017

Ibu

Ibu, tangguhlah....
Ibu, bersabarlah...
Ibu, berjuanglah...
Ibu, bersungguh-sungguhlah...
Ibu, semangatlah...
Ibu, jangan pernah putus berdo'a