Tampilkan postingan dengan label baca ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baca ini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Januari 31, 2009

mana Layang-layang mu????

Ada yang pernah tahu cerita layang-layang?
Kalo ada yang punya teks asli atau gubahan juga gapapa, ttg layang-layang, aku mau minta copynya dong...
Hebat banget filosofi layang-layang itu.
Layang layang meggambarkan cita-cita, harapan, keinginan, impian yang ingin kita raih. Ketika kita puya layang-layang, maka terbangkanlah layanglayang mu itu. Terbangkan yang tinggi, setinggi awan. Kokohkan pegangan mu, jangan sampai kau menerbangkannya dengan setengah hati, karena klo hal itu terjadi, maka kamu tidak akan bisa menerbangkan layang-layangmu...atau kalaupun bisa terbang, maka gerakannya di udara akan rapuh oleh terjangan angin. Tapi, jangan lupa, memainkan layang-layang harus dengan cara yang benar.
Sekali-kali kamu pun harus memainkan tarik-ulur. Jangan terus-menerus kamu tarik layang-layangmu, karena boleh jadi kamu memaksakan diri dan mungkin pada akhirnya malah akan terputus benangnya. Pandailah menentukan waktu yang pas untuk mengulurnya, dan menariknya kembali.
Begitulah cita-cita kita. Kita harus bisa menerbangkannya,...beranilah bermimpi untuk mempunyai cita-cita setinggi-tingginya. Kamu harus ingat, bahwa untuk menggapai cita-citamu itu tdak mudah, seperti hal ny layang-layang, ketika kamu berusaha menerbangkan cita-citamu, cobaan, godaan serta rintangan yang kamu hadapi itu tifdak sedikit. Angin berhembus dari berbagai arah. Makanya kamu harus kokoh, harus kuat memegang cita-citamu. Namun, apabila datang dimana cita-citamu iu menukik terlalau jauh dari lintasanmu, maka jangan dipaksakan kamu tarik, karena justru mungkin saja kamu kan terjerumus ke hal-hal yang justru diluar cita-citamu. Tapi ulurlah sebentar,...buat dia melayang, sebelum akhirnya kamu tarik kembali.

So, sobat. Yuk kita sama-sama bermimpi, membuat layang-layang kita sendiri dan mulai menerbangkannya.

Sebuah renungan di malam tahun baru 1430 H.


Jumat, Januari 09, 2009

oleh-oleh dari Ustadz Ihsan Tanjung.. (bag.2)

ga sah "ngoyo" deh hidup di dunia ini.

dalam suatu hadist nabi mengatakan bahwa kelak akan ada sidang istimewa oleh Allah SWT kepada orang yang paling senang (bahagia) selama hidup di dunia (kita sebut si-A) dan kepada orang yang paling menderita (sengsara) selama hidup didunia (kita sebut si-B). lalu pada masing2 orang ini dimasukkanlah dlam waktu sangat sebentar ke dalam neraka (yaitu orang yang paling bahagia di dunia)dan ke dalam surga (bagi orang yang paling sengsara di dunia). setelah itu, Allah bertanya kepada mereka berdua tentang perasaan mereka skarang. maka seketika itu juga, mereka telah lupa dengan segala sesuatu yang pernah dialami di dunia. si-A telah lupa dengan semua kebahagiaannya dan sebaliknya si-B pun telah lupa dengan semua penderitaannya.

jelaslah, bahwa hidup di dunia ini hanya sebentar, seperti sebuah mimpi. yang kelak ketika kematian itu datang, kita akan bangun dari mimpi kita dan menjalani kehidupan sebenarnya yang kekal.

ingatlah bahwa hidup di dunia ini belum hidup.
makanya aneh, jika ada orang yang mengaku beriman, tapi masih ngoyo hidup di dunia. mengejar dunia, mengejar jabatan (harta, tahta, wanita).
padahal, barangsiapa hidup di dunia hanya mengejar dunia, maka Allah akan berantakkan semua urusannya, sedangkan barangsiapa yang mengejar akhirat maka Allah akan menata kehidupan dunianya dan akan menjadikan dunia tunduk kepadanya dengan hina.

so, apasih yang lo kejar di dunia ini??(bahasa ustadznya lho....)

kita boleh saja mengejar dunia, berharap anak kita sekolah setinggi-tingginya, tapi jangan lupa sesungguhnya yang diperlukan oleh kita adalah ilmu tentang:
1. ma'rifatullah : mengenal Allah SWT
2. ma'rifaturrasul : mengenal Rasulullah SAW
3. ma'rifatuddin : mengenal agama kita
4. ma'rifatul'ilmu : dan mengenal cara atau ilmu dunia dan akhirat.

wallohu a'lam
tulisan ini ubahan penulis

Kamis, Januari 08, 2009

oleh-oleh dari Ustadz Ihsan Tanjung.. (bag.1)

meskipun kita telah melewati hari ke-11 di bulan Muharram ini, tapi spirit the New Year ga da salahnya kita intip kembali.

tahun Hijriyah, secara sejarah diawali dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekah ke Madinah. kenapa peristiwa hijrah yang dijadikan patokan waktu hijriyyah??
dalam sirah nabawiyyah, kita akan mengenal banyak perbedaan kondisi umat Islam pada sebelum dan sesudah Hijrah. kalau pada sebelum Hijrah umat Islam itu minoritas, terbatas ruang gerak, dan tertindas, maka sebaliknya, setelah hijrah, kondisi umat Islam menjadi mayoritas, memiliki kebebasan ruang gerak dan menjadi policy maker (penentu kebijakan).
itulah salah satu alasan kenapa peristiwa hijrah menjadi sangat penting dan dijadikan patokan kalender hijriyyah.
maka 1430 itu bukan umur umat Islam, tapi umur Umat Islam dimulai sejak Nabi Muhammmad SAW diangkat menjadi Rasul,. jadi 1430+13. karena peristiwa hijrah terjadi pada tahun ke-13 setelah kenabian.

hal lain yang perlu dicatat dan kita ingat adalah, sejarah turunnya wahyu-wahyu Allah SWT.
Allah SWT itu mula-mula menurunkan wahyu tentang ilahiyyah, perintah menyembah Allah, dengan menceritakan tentang surga dan neraka. setelah semua orang telah terpaut hati-nya dengan Allah, maka barulah Allah menurunkan perintah daftar Halal dan Haram. dengan begitu, akan sangat mudah bagi mereka yang beriman untuk meninggalkan hal-hal yang selama ini menjadi kebiasaan buruk mereka. sami'na wa atho'na.

itulah yang seharusnya dicontoh, jika mau menyebarkan syariat Islam.

optimis,..

selalu ada jawaban atas semua pertanyaan.
selalu ada jalan keluar atas semua permasalahan
selalu ada hikmah dari semua peristiwa
selalu ada pembelajaran pada sebuah pengalaman
selalu ada kemudahan atas semua kesulitan

dan inilah jawaban atas pertanyaanku tentang keputus-asaan

hanya orang yang tidak beriman yang merasakan keputus-asaan. ini ada hubungannya dengan Palestina, kawan.
hari ini, ustadz Ihsan Tanjung memberikan pencerahan. iya juga, harusnya menghadapi kasus Israel-Palestina ini kita ga boleh putus asa. bagi orang yang beriman, harusnya kita percaya bahwa secara duniawi kita mungkin melihat Palestina sedang kalah, namun secara ukhrowi hakikatnya Palestina menang.
ingatlah akan firman Allah yang menyebutkan bahwa dunia ini hanyalah senda gurau dan permainan semata, sedangkan hidup yang sebenarnya ada di akhirat kelak. jadi, kita harus percaya bahwa ini adalah permainan dunia. mungkin saat ini rule of the game nya adalah seperti ini, tapi kita percaya bahwa Allah Maha Mengetahui, Maha Berkuasa, Maha Berkehendak,. maka tak ada yang tak mungkin bagi kemenangan Palestina.

Rabu, Januari 07, 2009

Do'aku, Palestina-ku

hadiah tahun baru yang ironi. sudah habis rasanya kata-kata yang bisa menggambarkan bagaimana duka nya rakyat palestina.
Israel Laknatullah.
kenapa ya, aku justru merasa takut jika mendengar kabar palestina. 'takut' dalam arti apatis, atau males lagi mendengarnya. bukan karena apa, tapi karena aku putus asa. kayaknya ga seimbang antara input berita yang aku dapatkan dengan output yang aku bisa lakukan.
sadar betul, kabar tentang palestina adalah kabar yang sangat menyedihkan, mereka memerlukan bantuan.
setiap hari terdengar suara tembakan, tak ada lagi kedamaian.
terbayang juga ketika beribadah, tetap harus dalam keadaan waspada, karena tak da lagi tempat yang aman sekarang.
ALLAHU AKBAR!
ya, tapi kita masih punya Allah SWT.
kita ga boleh takut...suara takbir itulah yang membuat kita kuat.
tidak ada lagi ketakutan maupun kekhawatiran bagi orang-orang yang beriman.

pertanyaannya sekarang adalah, apa yang bisa atau mau kamu lakukan???


opsi yang bnyak bergulir adalah:
  • boikot produk-produk yahudi.
    ketika aku baca beberapa sumber tentang aksi pemboikotn ini, ternyata masih ada pro dan kontranya. lho? maksudnya?? begini, menurut satu pendapat, pemboikotan terhadap produk yahudi ini sangat penting dan membantu, karena dari segi ekonomi, bila kita tidak membeli produk-produk mereka, kita harapkan keuntungan mereka berkurang, sehingga sumber-sumber dana peperangan pun berkurang.
    tapi tidak semudah itu ternyata, pendapat sebagian lagi mungkin masuk akal juga. apa benar pemboikotan ini jalan terbaik? karena ga mungkin aksi pemboikotan ini berhasil jika hanya aksi individual, tidak berjamaah. jika kita salah langkah, maka bisa jadi kita terjebak pada politik semata. dalam arti, yahudi itu harus kita akui sudah menguasai hampir seluruh barang yang kita perlukan di dunia ini. baca di http://www.warnaislam.com/syariah/daulah/2009/1/6/36420/Apa_Perlu_Kita_Boikot_Apapun_Katanya_Produk_Yahudi.htm,. tapi kalo menurutku, sekecil apapun yang bisa kita lakukan untuk membantu, ya kita lakukan. produk apa yang bisa kita ganti penggunaannya, ya kita ganti.
  • ustadz Arifin Ilham dalam ceramahnya menyebutkan, bahwa Rasulullah SAW dulu juga pernah mengalami hal serupa, dalam kondisi peperangan yang tidak seimbang. tapi ada kekuatan lain yang justru lebih dahsyat, yaitu do'a dan tahajud. beliau tidak pernah meninggalkan sholat malam, selalu berdo'a dalam setiap sholatnya. dan itulah yang sudah kita tinggalkan. dalam ceramahnya, ustadz mengajak untuk kita sebagai umat Islam bersatu dengan tidak membiarkan mereka 'bangsa Palestina' berjuang sendiri. kita bantu dengan do'a-do;a yang kita panjatkan pada setiap sholat malam kita.
maka saya akhiri tulisan ini dengan do'a :
ya Allah, Ya Robb..ya Rohman, Ya Rohim,. Ya Waliiy, lindungilah bangsa Palestina.
kuatkan mereka ya Allah...selamatkan mereka yang masih hidup ya Allah, jangan biarkan mereka kelaparan dan kesakitan.dan berilah tempat yang terbaik bagi hamba-hambaMu yang syahid di jalanMu.
ya Allah, hancurkan senjata-senjata Israel, lumpuhkan kekuatannya.
buat mereka takut, gentarkan hati mereka dengan kekuatan Takbir, Allahu Akbar!!
dan berikanlah kemenangan kepada rakyat Palestina..
Amin, ya Allah Ya Robbal'alamin....

Jumat, September 05, 2008

pernah dengar 'KISAH POHON APEL'?

KISAH POHON APEL


Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya." Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. "Ayo bermain-main lagi deganku," kata pohon apel. "Aku sedih," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?" "Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah." Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. "Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu." "Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu. "Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel. "Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu. "Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. "Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki. "Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu." "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak rekan. Dan,� yang terpenting: cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.


Kamis, Agustus 14, 2008

Ilmu Moneter Yang Menghancurkan dan Yang Memakmurkan...

syukron kepada penulis, ini sangat mencerahkan saya.

Kali ini saya tidak specifik menulis masalah Dinar, tetapi sedikit lebih
makro yaitu sistem moneter yang kita berada di dalamnya. Ini penting agar
kita tahu big picture-nya, konsep ekonomi alternatif seperti apa yang bisa
dibawakan dengan Dinar dan Dirham.

Tanpa kita sadari ilmu ekonomi yang berkembang di negeri ini adalah ilmu
ekonomi kapitalis yang ribawi, sehingga yang benar menurut teori ekonomi
tersebut sering justru terlarang dalam Islam. Berikut adalah contohnya.

Para ahli moneter abad ini misalnya menjelaskan hubungan antara jumlah uang
beredar dengan Produk Nasional Bruto atau Gross National Products (GNP)
dengan menggunakan rumus persamaan pertukaran atau equation of exchange
sebagai berikut :

M x V = P x Q

M = Jumlah uang beredar dalam satuan waktu tertentu
V = Kecepatan perputaran uang rata rata atau berapa kali rata-rata setiap
uang berpindah tangan dalam satu tahun
P x Q = Nilai uang pembelanjaan di suatu wilayah negara
P = Tingkat harga yang berlaku di suatu Negara pada tahun tersebut
Q = Tingkat output riil dari parang dan jasa

Aplikasi rumus ini kami sederhanakan agar dapat digunakan untuk menjelaskan
masalah moneter dan perekonomian yang komplek dengan cara yang lebih mudah
dipahami oleh masyarakat awam sekalipun. Dengan aplikasi yang sederhana dari
rumus ini pula tidak harus diperlukan pengamat ekonomi dengan gelar berderet
untuk bisa menjelaskan apa yang sedang kita hadapi, bahkan orang kebanyakan
yang mengerti arti sebuah persamaan matematis sederhana akan dapat memahami
fenomena ekonomi yang sedang kita jelaskan ini.

Dalam satu persamaan linier M x V = P x Q, apabila sisi kiri naik maka
otomatis sisi kanan naik. Misalnya negeri ini mencetak uang kertas terus
menerus, maka M akan naik. Hal ini tidak harus berdampak negatif apabila
uang tersebut dipakai untuk membiayai sektor riil sehingga Q (output) naik.

Kenaikan uang yang diikuti kenaikan output akan membuat harga relatif tetap
artinya masyarakat bisa membeli kebutuhannya dengan harga yang tidak naik.
Namun apabila uang yang dicetak tersebut hanya berputar di sektor finansial,
menjadi tabungan, pinjaman antar lembaga keuangan, sertifikat bank sentral
dan sejenisnya dan tidak dipakai untuk membiayai sector riil, maka Q tetap
dan sebaliknya P atau harga-harga akan naik.

Inilah isu serius yang terjadi di Indonesia dan di seluruh Dunia yang
menggunakan saat ini seluruhnya menggunakan uang kertas.

Tahun lalu ketika saya menulis buku "Mengengembalikan Kemakmuran Islam
Dengan Dinar dan Dirham" dan melakukan riset kecil-kecilan, Saya peroleh
data yang valid dari BI bahwa saat itu dari Rp 272 trilyun uang yang ada di
Indonesia, yang benar-benar beredar ternyata hanya sekitar Rp 9 trilyun
sedangkan Rp 263 trilyun tersimpan di pundi-pundi BI dan perbankan laainnya.


Dalam situasi ini pencetakan uang yang dilakukan terus menerus tidak
menimbulkan kemakmuran bagi rakyat kebanyakan, malah menyengsarakan karena
harga-harga terus menaik (disebut inflasi) sementara penghasilan belum tentu
naik. Penghasilan rata-rata penduduk kemungkinan besar tidak naik karena
tidak bertambahnya sector riil yang memproduksi sesuatu - artinya tidak ada
tambahan kegiatan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja atau menumbuhkan
kesempatan bekerja atau berkarya.

Dalam ekonomi yang bersifat ribawi dimana bunga bank dianggap 'halal'; maka
ada kecenderungan masyarakat atau institusi yang memegang uang untuk memilih
menaruh uangnya di bank dalam bentuk tabungan, deposito dlsb. Dan setiap
kali akan menggunakan uangnya untuk menggerakkan sektor riil akan selalu
dibandingkan dengan bunga yang bisa diperoleh apabila uangnya disimpan di
bank.

Semakin suram prediksi ekonomi, semakin takut orang berinvestasi di sektor
riil dan semakin banyak yang menaruh uangnya di bank saja karena dianggap
aman. Dari pihak bank juga akan terdorong untuk menambah jumlah uang yang
beredar dengan pinjaman, tetapi uang ini mutar balik ke bank karena tertarik
oleh bunga atau interest – artinya pinjaman tersebut tidak menggerakkan
sektor produksi. Karena ini terjadi terus menerus maka akan terjadi spiral
penghancuran sector riil yang diitandai dengan membubung tingginya
harga-harga dan membengkaknya simpanan di bank yang tidak bisa disalurkan –
inilah situasi menjelang krisis yang dikawatirkan banyak pihak.

Sejauh dalam sistem ekonomi dimungkinkan uang menghasilkan uang, maka akan
ada tendensi salah satu pelaku ekonomi menghindar dari perannya untuk
berproduksi dan memilih bermain di pasar uang dan investasi di sektor
keuangan – bukan sektor riil. Apabila hal ini dilakukan oleh banyak pelaku
pada kurun waktu tertentu maka disinilah kehancuran ekonomi itu terjadi.
Proses terjadinya penghancuran ekonomi dari dalam atau atau self destructing
economics dapat digambarkan seperti di illustrasi dibawah.


Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai
setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.
(Al-Baqarah 276)

Kalau teori ekonomi moneter kapitalis ribawi yang di anut di negeri ini
menghancurkan dirinya sendiri, lantas bagiamana solusinya dari Islam ?

Teori bisa sama tetapi apabila diterapkan dalam lingkungan yang berbeda dan
sistem yang berbeda hasilnya bisa bertolak belakang 180 derajat. Mari kita
gunakan teori yang sama M x V = P x Q untuk menjelaskan sistem ekonomi
berbasis Dinar dan Dirham (uang emas atau perak Islam) dan bebas riba dimana
bunga bank dianggap haram (dan memang haram !). Teori ini kami sebut 'Teori
Kwantitas' (dibaca teori kwantitas dalam tanda petik), karena teori
kwantitas yang asli tidak pernah dimaksudkan untuk diaplikasikan pada Dinar
dan Dirham serta lingkungan yang bebas riba.

M relatif tidak naik karena Dinar atau Dirham tidak seperti uang kertas yang
bisa dicetak kapan saja. Untuk mencetak Dinar diperlukan emas asli yang
tentu jumlahnya tidak banyak. Diperkirakan hanya ada sekitar 150 ribu ton
emas diseluruh dunia saat ini dan setiap tahunnya diperkirakan hanya
bertambah sekitar 1.5% dari penambangan emas di seluruh dunia. Perak memang
jumlahnya tentu lebih besar dari emas, namun juga terbatas.

Dengan scenario Allah yang telah membuat emas dan perak yang jumlahnya
terbatas dan tersebar relatif merata di seluruh dunia – bahkan Amerika
Serikat pun yang menganggap dirinya negara adikuasa hanya menguasai sekitar
8,000 ton emas saja atau 5.3 % dari emas dunia – maka seharusnya
kemakmuran-pun merata.

Dengan tidak naiknya M, sementara Q atau output harus naik secara gradual
sejalan dengan pertumbuhan penduduk dunia dan P relatif tetap (harga
barang-banrang apabila dibeli dengan emas akan cenderung tetap dalam jangka
panjang), maka harus ada yang bergerak mengimbangi gerakan Q atau output.
Tinggal satu faktor yang belum bergerak yaitu V, disinilah rahasianya
ekonomi Islam mengapa Islam sangat mendorong perputaran uang yang cepat dari
satu tangan ke tangan lainnya. Lebih jauh lagi perputaran ini harus luas
tidak hanya berputar di golongan tertentu saja sesuai Ayat Al-Quran 59:7
"….agar harta itu jangan hanya beredar diantara orang-orang kaya diantara
kamu…".

Segala kebutuhan manusia, termasuk jumlah emas di seluruh dunia untuk
memenuhi kebutuhan mata uang penduduknya, ternyata juga sudah diatur
sedemikian rupa sesuai scenario Allah SWT sehingga akan selalu mencukupi.
Diungkapkan oleh Allah dalam Al-Qur'an QS 54: 49 " Sesungguhnya, Kami
menciptakan segala sesuatu menurut ukuran". Hal ini juga bisa dibuktikan
dari satitistik jumlah penduduk dunia dibandingkan dengan jumlah emas yang
tersedia sebagaimana yang sudah pernah saya tulis di artikel sebelumnya.

Cepatnya perputaran uang dalam ekonomi Islam ini juga digambarkan dalam
suatu Hadits dimana Rasulullah SAW suatu pagi selesai sholat subuh buru-buru
pulang kemudian balik lagi ke Masjid untuk melanjutkan dzikir dan doa'nya.
Ketika sahabat ada yang bertanya, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ia tadi
buru-buru karena ingat ada uang tiga Dirham yang belum disedekahkan.

Pada hadits lain dari Abu Huraira : Rasulullah SAW bersabda , " Jika saya
memiliki emas sebesar gunung Uhud, saya tidak akan suka kecuali setelah tiga
hari tidak tersisa satu Dinar pun yang ada pada ku apabila ada orang lain
yang berhak menerimanya dariku, kecuali sejumlah yang akan aku pakai untuk
membayar utangku". (HR. Bukhari)

Dua contoh diatas menggambarkan seberapa cepat uang seyogyanya berputar
diantara kaum muslimin. Apabila uang tersebut uang kecil putaran ini
ukurannya satu hari, apabila uang besar atau kekayaan yang banyak maka
putarannya tiga hari. Artinya uang bagi kaum muslimin hendaklah terus
bergerak, baik itu untuk konsumsi, di sedekahkan/diinfakkan ataupun
diinvestasikan untuk kegiatan produktif.

Menyimpan uang Dinar dan Dirham secara berlebihan diluar konteks ketahanan
ekonomi tidak termasuk yang dianjurkan, penyimpanan Dinar dan Dirham akan
terkena 'penalty' berupa zakat apabila Dinar dan Dirham tersebut telah
melebihi nisabnya dan disimpan dalam waktu satu tahun. Oleh karena itu bagi
yang mendapat amanah untuk mengelola harta anak yatim-pun, juga sangat
dianjurkan untuk memutarnya secara hati-hati untuk kegiatan produktif karena
apabila tidak maka harta tersebut bisa tergerus terkena zakat dari tahun ke
tahun .

Berbeda dengan ekonomi konvensional, dimana orang yang menabung mendapat
hadiah berupa bunga bank, di Islam menimbun diharamkan. Uang harus
dikembalikan ke fungsi aslinya yaitu sebagai alat tukar, uang tidak boleh
menghasilkan uang, tetapi produksi-lah yang menghasilkan uang. Apabila hal
ini diikuti maka akan terjaga kestabilan ekonomi. Hal ini bisa juga kita
demonstrasikan menggunakan rumus persamaan pertukaran M x V = P x Q dengan
penjelasannya sebagai berikut :

Apabila ada kekawatiran ekonomi akan memburuk kedepan, maka orang tidak
terdorong untuk berinvestasi, karena menabung berlebihan bukanlah
pilihan(tidak ada insentif bunga dan malah terkena zakat), maka pilihannya
tinggal di konsumsi atau disedekahkan. Pilihan untuk konsumsi atau sedekah
ini akan menaikkan apa yang disebut aggregate demand terhadap produk barang
dan jasa. Aggregate demand atau permintaan keseluruhan barang dan jasa yang
naik akan mendorong produksi dan tentu akan menarik kembali pemilik dana
untuk berinvestasi dan ekonomi akan membaik kembali sebelum sempat menjadi
buruk. Putaran stabilitas ekonomi ini disebut Self Balancing Economics yang
dapat diilustrasikan seperti gambar disamping.

Nampaknya sunatullah kestabilan ekonomi mengikuti sunatullah kestabilan alam
semesta seperti beredarnya bulan pada bumi, dan beredarnya bumi pada
matahari dan suterusnya. Nampaknya ini pula hikmahnya mengapa kita diminta
memutari Ka'bah atau tawaf setiap kali kita ke baitullah, agar sebagai
khalifah di muka bumi kita bisa menjaga kestabilan, kelestarian dan
kemakmuran pendghuninya antara lain dengan harta yang berputar cepat ini.

Itulah sebabnya, bagian penting dari pergerakan sosialisasi Dinar dan Dirham
ini juga harus diikuti sistem investasi Dinar dan Dirham yang tersu
disempurnakan. Yang kita lakukan dengan Program Qirad/Mudharabah Dinar
adalah baru awal dari yang harus dibangun ini, tugas kita semua untuk
menyempurnakannya. Wallahu a'alam.

analisis: invasi AS ke Iraq

ini adalah kiriman e-mail dari seorang teman.
saya mohon izin kepada penulis asli, untuk mem-posting tulisan ini.
smg bermanfaat.

Prediksi yang bagus....

Dulu rata-rata kita menduga kalau alasan Amerika berperang ke Iraq ini

karena:

01. Amerika ingin menghancurkan Islam;
02. Amerika ingin melibas terorisme;
03. Amerika itu memang bandit
04. Bush mau dendam secara pribadi kepada Saddam yang dulu gagal
dihancurkan Bapaknya Bush Senior.
05. Ini ulahnya Yahudi [intelektual kriminal Perle & Wolfowitz ] yang
saat itu jadi penasehat utamanya Bush;
06. Ini perang buat menguasai minyaknya Iraq ...
07. Dan variasi-variasi lainnya.

Kini terbukti semua pandangan itu tidak 100% salah tapi juga "salah"
karena itu semuanya cuma masalah kecilnya saja. Semua dugaan kita Itu
semuanya tidak menjelaskan alasan utamanya perang Iraq ini dari sudut
pandang si Amerika sendiri.

Karena, tujuan paling utama dari perang Iraq ini adalah:
------------ --------- --------- --------- --------- ----

Menyelamatkan dollar dari euro

------------ --------- --------- --------- --------- ----

Di mata Amerika yang dulu menghadiahkan rezim Suharto ke Indonesia ,
dosa Iraq yang terbesar adalah ketika Iraq [Saddam] tahun 2000 lalu
minta ke PBB supaya semua minyaknya dibayar menggunakan euro; plus
semua uang milik Irak [$10 bilyun] dikonversikan ke euro daridollar.

Dulu semua orang bilang kalau itu ide Saddam ini tindakan bodoh
karena euro waktu itu masih 90% dari nilai dollar dan euro pun dari sejak
dikeluarkan [Januari 1999] terus menerus terdepresiasi lawan dollar
yang waktu itu demand (permintaan) nya memang kuat sekali karena
penipuan akuntasi besar-besaran sedang terjadi di bursa efeknya -- dan
investor asing juga perlu dollar untuk main di bursanya.
Tapi, sekarang ini euro ternyata sudah terapresiasi sebesar hampir
100% dari harga sebelumnya! Berarti apa, langkah "gilanya" Saddam
tahun 2000 dulu itu ternyata sangat menguntungkan dan bahkan jenius!
Langkah ini pula yang sekarang sedang dikaji oleh Iran yang cuma mau
menerima transaksi minyak dengan euro dan menolak dollar. Dan di dunia
ini, kartel perdagangan yang terkuat ya cuma minyak saja.

Kartel mobil, atau komputer, atau produk-produk lain praktis tidak
eksis. Minyak -- siapapun harus beli minyak. Terus
perhatikan lagi, anggota OPEC itu rata-rata isinya adalah musuh-musuh
Amerika yang nyata-nyata memang benci kepada Amerika, karena
rata-rata negara Islam, yang bukan Islam pun seperti Venezuela yang
dipimpin sama presiden Chavez malah lebih parah lagi anti Amerikanya.

Kalau saja semua anggota kartel minyak ini memang mau "jahat" dan main
"evil" terhadap Amerika, maka caranya gampang sekali: mereka cukup
bilang, kita sekarang cuman mau transaksi pake euro dan selesailah
dollarnya Amerika! Bangkrut serta kiamat jugalah si kapitalis Amerika ini!

Kita yang tidak punya background ekonomi mungkin bingung. Koq bisa
bangkrut?

Orang yang bisa hitung-hitungan ekonomi bisa menjelaskan begini, Kalau
kita punya uang tunai $1, di tangan, maka secara ekonomi itu artinya
adalah Anda memberi hutang ke Bank Federalnya Amerika dan Bank
Federalnya Amerika itu "berjanji" akan membayar hutangnya sebesar $1 itu! .

Sekarang, karena kita tinggal di Indonesia yang rupiahnya sangat parah
itu; maka jelas secara rasional kita berusaha terus memegang $1
ditangan itu dari pada ditukar ke rupiah. bukan begitu! Jadi, secara
ekonomi itu artinya Bank Federal Amerika tidak perlu menebus
hutangnya karena hutangnya yang $1 itu tidak kita minta untuk dibayar.

Artinya: Amerika itu bisa berhutang tanpa perlu bayar sama sekali --
[sepanjang ekonominya memang masih kuat!] sepanjang greenback atau
dollar itu masih jadi standard pengganti emas.

Dengan alasan inilah makanya Amerika itu berani main defisit
gila-gilaan selama ini karena toh mereka MEMANG tidak perlu membayar
defisitnya sebab orang sedunialah yang harus membayar defisitnya
Amerika itu!

Supaya jelas mari kita lihat rupiah; kalau budget RI itu defisit maka
negara Republik Indonesia ini harus nombok dengan cara menjual barang
[eksport] atau mencari utangan [CGI]. jadi, defisitnya negara seperti
Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini betul-betul adalah "defisit"
yang harus dibayar; yang kalau tidak bisa bayar ya seperti yang kita
alami pada tahun 1997 yang sampai sekarang juga belum pulih yaitu


KRISMON!

Tapi Amerika lain! Defisit buat Amerika berarti justru malah positif
karena defisit Amerika itu cara bayarnya adalah dengan cara memotong
nilai $1 yang kita pegang itu secara intristik. Berarti, kalau Amerika
defisit maka yang rugi adalah kita orang non-Amerika yang pegang dollar!

Cara kerja sistem ekonomi kapitalis yang imperialistik ini berlaku
sepanjang orang seperti kita dan negara Republik Indonesia itu masih
"percaya" dengan dollar dan menyimpan cadangan devisanya dalam bentuk
dollar!

Eropa tahu persis tentang strategi makan gratis dan utang tidak perlu
bayar ini. Karena itulah Eropa sekarang punya euro. Tujuannya Euro
sebetulnya ya cuma satu itu: ikut menikmati utang gratisan dari
orang-orang seperti kita tadi.

Dan saudara-saudara sekalian yang paling mengerikan buat amerika yang
diambang kiamat itu apa? itu adalah kenyataan bahwa 80% US $ itu ada di
luar negeri ya ditangan negara-negara seperti Indonesia ini,

Cina, Jepang , India dan negara-negara asia lainnya .

Apa arti situasi begini bagi AMERIKA? ya seperti saya tadi bilang...,

KALAU mendadak saja semua negara penghasil minyak bilang "sekarang

kita transaksi cuman pake euro"! Dan ini mungkin sekali terjadi karena

semua negara perlu beli minyak! Sehingga tekanan dari negara penghasil

minyak itu bakal membuat negara-negara sepetti Cina atau Jepang

menjual dollarnya dan beli euro.



Semuanya HEGEMONI Amerika dalam sekejab akan berantakan dan ini

artinya apa?...KIAMAT

Sebab kalau ini terjadi ini artinya sama saja dengan semua
negara-negara pemegang US $ itu bilang...Amerika sekarang kamu harus
bayar utang! Dan tentu saja: kalau dalam sekejab Amerika pun harus
membayar hutangnya dan mendongkrak Euro tadi, dalam sekejab pula
ekonomi Amerika bangkrut berantakan persis seperti waktu bank dalam
negeri di rush nasabahnya jaman krismon dulu. Dan lebih mengerikan lagi,
ekonomi Amerika pun bisa dalam sedetik bakal inflasi ribuan persen
[karena semua orang menjual dollar dan membeli euro], perusahaan
Amerika menjadi tidak ada harganya [persis seperti krismon di
Indonesia tahun 1998 dulu] dan ajaibnya lagi -- orang Amerika pun
tiba-tiba jadi persis sama dengan orang-orang miskin dari Afrika sana
karena mendadak saja semua kekayaan mereka itu cuma kertas tidak ada
harganya. dan lebih sial lagi..., dengan bangkrutnya dollar praktis
cuma Amerika bakal bangkrut sendirian, negara-negara lain tidak ikut
bangkrut karena ada Euro yang bisa menjadi
penyelamatnya!

Senin, Agustus 04, 2008

one man one dollar

miris, ngeri, sedih
jika mendengar kabar dari Palestina.
ga bisa bayangkan setiap hari peperangan,setiap hari ada mayat,setiap hari ada yang syahid/syahidah.
Allahu Akbar!!!!

yuk buka mata...
one man one dollar to save palestine
rekening BCA
no 7600325099
cab. jatinegara barat a.n komnas untuk rakyat Palestina

semoga apa yang kita lakukan sekecil apapun, bisa memberi manfaat bagi perjuangan rakyat palestina.
amin